
Kepemimpinan & Manajemen
Pelatihan Community Based Conflict untuk Industri Ekstraktif
Membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat untuk mitigasi konflik sosial berkelanjutan dalam industri ekstraktif.
Disusun oleh Tim Kurikulum GAS · PT Gerbang Akselerasi Sukses
- Durasi
- 2 hari
- Jadwal terdekat
- 14–15 Oktober 2026
- Format
- Tatap Muka
Tentang program
Pelatihan ini dirancang untuk membahas pendekatan berbasis komunitas dalam manajemen konflik, khususnya bagi perusahaan di sektor industri ekstraktif. Program ini menyoroti bagaimana membangun hubungan yang seimbang dan produktif antara perusahaan dengan masyarakat sekitar, serta mengelola potensi perselisihan sosial secara efektif.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah membekali peserta dengan strategi terpadu dan berkelanjutan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan menangani konflik atau gangguan yang berasal dari isu sosial kemasyarakatan. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan operasional yang lebih stabil dan kondusif.
Setelah mengikuti program ini, peserta akan memiliki pemahaman mendalam tentang komponen-komponen kunci dalam pembentukan sistem keamanan berbasis komunitas. Mereka juga akan mampu melakukan pemetaan risiko sosial yang relevan dengan setiap tahapan operasional perusahaan, berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait, dan menyusun rencana mitigasi konflik yang komprehensif.
Untuk siapa program ini
- Manajer Hubungan Masyarakat
- Manajer Keamanan
- Staf Corporate Social Responsibility (CSR)
- Pejabat Pemerintah Daerah
- Profesional di Industri Ekstraktif (pertambangan, minyak & gas, perkebunan)
- Siapa saja yang terlibat dalam pengelolaan hubungan perusahaan dan masyarakat
Outline materi
01 Komponen 1 Analisis Risiko Sosial
- Fenomena mendasar pergeseran tugas dan peran keamanan
- Pengenalan sistem sosial dan pendekatan ke masyarakat
- Mengidentifikasi kerentanan di masyarakat
- Studi kasus: Perspektif konflik perusahaan-masyarakat pada industri ekstraktif
- Studi kasus 1: Kerentanan dan konflik perusahaan-masyarakat di wilayah lepas pantai
- Teori konflik sosial
- Pemetaan potensi konflik pada tiap tahapan operasional perusahaan
02 Komponen 2 Prinsip dan Pendekatan Community Based Security Management
- Tujuan, prinsip, dan prosedur
- Kajian manajemen keamanan berbasis komunitas dan UU Objek Vital Nasional
- Praktik terbaik 1: Pengelolaan konflik dengan nelayan pada operasional lepas pantai
- Praktik terbaik 2: Pendekatan sosial dalam konflik lahan pada industri ekstraktif
03 Komponen 3 Mekanisme dan Struktur Community Based Security Management
- Model-model manajemen keamanan berbasis komunitas
- Praktik terbaik 3: Pengawasan berbasis komunitas (Community Based Surveillance)
- Melakukan pemetaan dan analisis pemangku kepentingan
- Praktik terbaik 4: Pemantauan isu dengan SMART monitoring tools
- Praktik terbaik 5: Radio Komunitas
- Praktik terbaik 6: Negosiasi persuasif
04 Komponen 4 Koordinasi dan Perencanaan Mitigasi Konflik
- Alat perhitungan finansial mitigasi konflik (model IFC)
- Penyusunan mekanisme pengaduan (Grievance Mechanism)
- Perencanaan mitigasi konflik
- Bedah kasus: Potensi gangguan keamanan saat diberlakukan UU Desa Nomor 6 Tahun 2014
Metode penyampaian
- Presentasi interaktif
- Diskusi kelompok
- Studi kasus
- Analisis studi paper
Video pembelajaran
Kenali lebih dekat cara PT Gerbang Akselerasi Sukses menyelenggarakan pelatihan manajemen konflik, dari kelas publik bulanan sampai in-house training yang dirancang sesuai kebutuhan tim Anda. Lihat juga jadwal pelatihan terbaru dan katalog program lainnya.
Fasilitas
- Modul / Handout
- Flashdisk
- Sertifikat
- Tas Training
- Training Kit (Dokumentasi foto, Blocknote, ATK, dll)
- 2x Coffee Break & 1 Makan Siang
- Souvenir Eksklusif
- Ruang pelatihan ber-AC dan Multimedia
Lokasi & investasi
Regular training bulanan digelar di hotel pada kota-kota berikut, atau ikuti kelas daring dari mana saja. Program ini juga tersedia dalam format in-house.
YogyakartaHotel Neo Malioboro
Rp 6.000.000 / peserta
JakartaHotel Amaris Tendean
Rp 6.000.000 / peserta
BandungHotel Neo Dipatiukur
Rp 6.000.000 / peserta
BaliHotel Ibis Kuta
Rp 6.000.000 / peserta
SurabayaHotel Amaris, Ibis Style
Rp 6.000.000 / peserta
LombokSentosa Resort
Rp 6.000.000 / peserta
Biaya di atas berlaku per peserta untuk kelas publik dan belum termasuk pajak. Untuk pengiriman 3 peserta atau lebih dari satu perusahaan, tersedia harga korporat. Kebutuhan in-house training disesuaikan dengan agenda dan anggaran perusahaan Anda.
Jadwal batch 2026 – 2027
Kelas publik Pelatihan Community Based Conflict untuk Industri Ekstraktif dijadwalkan setiap bulan sepanjang 2026 – 2027 di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bali, Surabaya dan Lombok. Batch terdekat 14–15 Oktober 2026 dan pendaftaran sudah dibuka. Program ini juga tersedia sebagai in-house training bila tim Anda membutuhkan tanggal atau lokasi lain.
Catatan. Jadwal bersifat indikatif. Peserta dari luar kota mohon menunggu Surat Konfirmasi resmi dari GAS sebelum memesan tiket dan akomodasi. Baca syarat & ketentuan.
Ulasan peserta
4.7 / 5 · 3 ulasan
“Pelatihan ini sangat membuka wawasan saya tentang pentingnya pendekatan komunitas dalam menjaga keamanan operasional. Materi yang disampaikan relevan dan mudah dipahami.”
Jim Truesdell
Manajer Hubungan Masyarakat
“Saya mendapatkan banyak strategi praktis untuk memetakan risiko sosial dan membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Studi kasusnya sangat membantu dalam mengaplikasikan teori.”
Vemmy Febriyanti
Staf CSR
“Pemahaman tentang Community Based Security Management yang saya dapatkan di sini sangat berharga. Kini saya lebih percaya diri dalam menyusun rencana mitigasi konflik yang terpadu.”
Achmad Fadjar
Supervisor Keamanan
Pertanyaan umum
Apa saja manfaat utama yang akan saya peroleh dari pelatihan ini
Anda akan memahami komponen pembentukan manajemen keamanan berbasis komunitas, mampu memetakan risiko sosial, berkolaborasi dengan pemangku kepentingan, dan menyusun rencana mitigasi konflik terpadu.
Siapa saja yang cocok mengikuti pelatihan ini
Pelatihan ini sangat sesuai untuk manajer hubungan masyarakat, manajer keamanan, staf CSR, pejabat pemerintah daerah, dan profesional lain di industri ekstraktif yang terlibat dalam pengelolaan hubungan perusahaan dan masyarakat.
Apakah ada fasilitas makan dan minum selama pelatihan
Ya, peserta akan mendapatkan 2 kali rehat kopi dan 1 kali makan siang setiap hari selama pelatihan.
Berapa lama durasi pelatihan ini
Pelatihan dilaksanakan selama dua hari efektif.
Apakah materi pelatihan ini mencakup studi kasus nyata
Ya, pelatihan ini dilengkapi dengan berbagai studi kasus dan praktik terbaik yang relevan dengan konflik perusahaan-masyarakat di industri ekstraktif.
Lainnya
Program terkait yang mungkin cocok

Pelatihan Konflik Berbasis Masyarakat untuk Industri Ekstraktif
Pelatihan ini membekali peserta dengan strategi mitigasi konflik dan pengelolaan hubungan harmonis antara perusahaan dengan komunitas sekitar.

Pelatihan Resolusi Konflik di Kawasan Pertambangan Mineral dan Batubara
Tingkatkan kemampuan Anda dalam mengelola dan menyelesaikan konflik di wilayah pertambangan untuk menjaga stabilitas operasional dan hubungan

Pelatihan Supervisory Management
Tingkatkan kapabilitas manajerial Anda untuk memimpin tim secara efektif, mengoptimalkan kinerja, dan mencapai target organisasi.
Tertarik dengan program Pelatihan Community Based Conflict untuk Industri Ekstraktif?
Bicarakan kebutuhan tim Anda dengan tim kurikulum kami, baik kelas publik maupun in-house.